Archives

All posts for the month January, 2012

Mama Sayang Kinan Selalu

Published January 31, 2012 by kinanthi09
kinan dan mama

Kinan and Mama in Picture

Ini photo mama dan aku, photo ini jadi salahsatu photo favorit mamaku,  photo mama yang pulang kerja dan  gendong aku dengan kasih sayang. Ayah yang mengambil photo itu pada tanggal 15 nopember 2009, jadi saat itu  usiaku 2 bulan 26 hari

Kinan dan Mama

Itu photoku saat digendong Mama

Photo yang ini diambil ayah saat usiaku 7 bulan 8 hari pada tanggal 28 Maret 2010

Kinan dan Mama

Kinan dan Mama menikmati pagi di pantai Tanjung pinang (Saturday, April 03, 2010, 6:29:26 AM)

Dari ketiga photo aku digendong sama mama kok posenya semua miring gitu yah kenapa?? Ternyata itu pose andalan Mama biar nggak kelihatan gendut, kata mama sejak ada aku badannya melar bahkan pas aku masih diperut berat badan mama naik lebih dari 25 Kg. Semangat yah Mama, semoga cepat balik balik “body” 🙂 atau biarkan saja begitu biarpun mama endut, adek tetap sayang Mama selalu, seperti Mama selalu sayang aku 🙂

“I love you Mama”

In Picture Story 0 Month – 1 Month

Published January 30, 2012 by kinanthi09

Photo itu bisa berbicara dan mengandung banyak makna lho, makanya  postinganku kali ini dikasih judul “In Picture Story 0-1 Month”

Inilah penampakan photoku dari 0-1 bulan dengan segala ceritanya;

bayi usia 0-1 bulan

Inilah aku dengan polah tingkahku saat usiaku belum 10 hari

Kinan usia 5 Hari

bayi usia 5 hari

Kinan usia 5 hari

kinan usia 9 hari

kinan usia 9 hari

kinan usia 9 hari

Kinan usia 9 hari

Kinan tanggal 29 Agustus 2009

Kinan tanggal 29 Agustus 2009

Kinan di bulan pertama

Ini aku di bulan pertama

Kata mama, pas aku bayi, aku kalo nangis kenceng banget, jadi mama suka bingung, tapi alhamdulilah dari awal lahir  aku nggak terlalu banyak ngajak begadang dan minta gendong mama. Paling kalo malam bangun nangis, dinenenin langsung bobo lagi, jadi alhamdulilah mama tidak terlalu banyak begadang.  Itu lihat aksiku tuh saat aku belom genap usia satu bulan. “Lutju yah aku”..

Cerita Kinan dan Mbah Happy

Published January 21, 2012 by kinanthi09
Kinan dan Mbah Happy

Kinan dan Mbah Happy

Diatas itu  adalah photo photo kinan saat dimandikan sama “Mbah Happy”.

Siapa itu “Mbah Happy”??? namanya kok cantik gitu yah, nama sebenarnya adalah “Bingah” orang orang di desa mama menggangilnya “Mbah Bingah”, dia adalah seorang “dukun bayi” maksudnya orang yang suka menolong melahirkan dirumah. Jaman dulu kata mama kalo orang melahirkan dirumah ditolong dukun. Tapi mbah Bingah ini bukan sembarang duku bayi lho, dia dah dapat serfikat dan pelatihan dari puskesmas, jadi dah lumayan tahu kesehatan untuk ibu dan bayi. Mama coba pernah tanya tanya, dan jawaban mbah Happy kurang lebih sama seperti buku buku yang pernah mama baca.  Mbah Happy tahu bahwa berat bayi selama satu bulan harus naik berapa, terus 3 bulan berapa kilo progressnya, dan seterusnya lah.

Ceritanya, Mama takut buat mandiin aku sendiri saat baru pulang dari Rumah sakit,  Uti-ku?? walah apalagi, Uti-ku juga takut mandiin aku kalo masih merah gitu alias masih bayi, makanya Uti-ku langsung inisiatif  meng “hire” halah bahasanya kok gitu yah ma, hehehe lebih gampangnya gini, Uti meminta Mbah Happy memandikanku pagi dan sore hari. Jadi tiap hari selama satu bulan mbah Happy datang kerumah  untuk memandikan aku. Untungnya rumah mbak Happy dekat ma rumahku, mbah Happy dah ribuan bayi kali yang dirawat dan dimandiin atau dipijat, istilahnya  jam terbangnya dah tinggi, hehehe saoalnya dia dari muda kerjaannya memang seperti itu.  Giliran memandikan aku tidak terlalu pagi dan tidak terlalu sore, karena biasanya didahulukan sama beliau.

Kenapa dipanggil “Mbah Happy”?

Itu adalah sebutan ayah untuk beliau, awalnya pas ayah cuti menemaniku, tiap kali mbah bingah datang ayah selalu bilang “Dek itu mbah Happy dah datang, Ayo adek mandi ya” gitu kata ayah, lalu mama tanya,  “Ayah, kok mbah Happy sih?”  ayah kemudian menjawab lho iya tho, “Bingah itu dalam bahasa jawa Senang” nah kalo dibahasa Inggriskan  jadi Happy, makanya dari sejak saat itu kita jadi panggilnya “Mbah Happy”  untuk nama “Mbah BIngah”

Bungah= Bingah= Happy

Jasanya membuat Happy para ibu ibu didesa mama, Terimakasih Mbah Happy, Kinan akan ingat  jasa Mbah Happy.

Aqeqoh in Picture

Published January 20, 2012 by kinanthi09

Setelah 5 hari di Rumah sakit tepat hari Senin, Mama membawaku pulang ke rumah Atung, *kok lama sekali 5 hari di Rumah sakit, kenapa yah? karena saat itu Atung sakit kena Thypus saat kelahiranku harus “bed rest” dirumah. Saat mama melahirkan yang menunggui mama saat itu Uti *ibunya Mama, terus Yang Ti, Kung Ri * Ayah dan Ibu-nya Ayah, ada banyak kerabat keluarga besar yang juga silih berganti jenguk dan nungguin Mama saat itu. Tapi saat Mama melahirkanku Atung nggak bisa menungguiku di Rumah Sakit, dan takut tambah mikir semua orang masih merahasiakan kelahiranku dengan cara SC, Atung tahunya saat itu aku dilharikan dengan cara normal. Tapi Atung katanya sudah mulai curiga, kok lahiran normal lama sekali di Rumah Sakitnya.

Setelah sampai dirumah Mama dan Ayah merencanakan acara Aqeqoh dan pemberian nama buatku. Kalo di Jawa dikenal juga dengan acara “Barjanji/Berjanjen”, kurang lebih pengucapannya seperti itu. Tapi tulisannya tidak tahu pasti.Kata Ayah dari yang didengarkan dipengajian apa yang disampaikan Ustad dan dari baca buku hukum “Aqeqoh” itu  Sunnah Muakad,  Kalo untuk anak laki laki 2 ekor kambing dan 1 ekor kambing untuk anak perempuan. Untuk lebih meyakinkan pemahaman dan pengetahuan kemudian Mama coba cari cari juga informasi di internet tentang hukum Aqeqoh ini lebih lanjut bisa dibaca disini dan disini serta disitu.

Ini photo photo-ku  saat Aqeqoh;

kambing aqeqoh kinan

kambing aqeqoh kinan

kinan saat aqeqoh

kinan saat aqeqoh

Arti Namaku

Ini adalah card  yang disematkan diacara aqeqohku, dibuat Ayah untuk acara Aqeqoh yang diselenggarakan di Rumah Atung.  Sangat sederhana namun syarat makna. Maklum Ayah kurang begitu suka acara desain mendesain jadi itulah hasil akhirnya.

Card Aqeqoh kinan

Ucapan untuk acara Aqeqoh kinan

Ayah dan Mama sepakat memberikan nama ” Ghina Artya Kinanthi” untukku. Lalu apa maksud dan artinya? Arti secara Harafiah Ghina yang diambil dari bahasa arab kurang lebih bermakna Kekayaan, tapi bisa juga itu dianggap sebagai gabungan nama ayah dan nama mama, atau bisa juga dipakai sebagai pengingat dokter SPOG yang sudah akrab denganku sejak aku usia beberapa bulan dikandungan dan rutin melihatku setiap bulan pemeriksaan di Awalbross, yaitu Dr. Gina yang begitu sabar * tapi beda lho tulisannya cuman spelling atau pengucapannya kurang lebih sama. Artya tidak ada arti apa apa, itu singkatan nama Ayah dan Mama. Lalu Kinanthi bermakna yang dinanti nanti dan bisa jadi berarti Kelembutan dan kasih sayang. Jadi kalo dipadukan artinya menurut versi ayah dan mama adalah Kekayaan dan buah cinta kasih dari Ayah dan Mama yang dinanti nanti dengan penuh kasih sayang.  Nama adalah cerminan dari do’a semoga doa dan pengharapan Ayah dan Mama lewat namaku bisa terwujud.

Cerita Kelahiranku 20 Agustus 2009

Published January 20, 2012 by kinanthi09

birthday announcement card

Tanggal 19 Juli 2009, Pengalaman pertamaku naik pesawat terbang,tapi masih dalam perut Mama.Mama memutuskan untuk cuti lebih awal dari perkiraan kelahiranku untuk pulang ke kampung halaman. Dokter Gina Maya Rotty SPOG yang di AwalBross memprediksi  tanggal kelahiranku sekitar tanggal 22 Agustus 2009.

Dipesawat mama tampak  khawatir, takut terjadi apa apa sama aku. Tapi mama udah sempat cari cari informasi dan tanya dokter boleh tidak usia kandungan 33 minggu naik pesawat, begitu juga dengan artikel tentang  tip naik pesawat terbang saat hamil tua. Kata mama saat pesawat “take off” mama menutupi perut dengan tas dan jaket supaya jeritan pesawat terbang tidak membuatku gelisah didalam perut *benar nggak yah?? Apa lagi lagi mama “Lebay” ya??. Begitu juga  saat pesawat” landing”, mama memposisikan dirinya tidak duduk dengan nyaman, tapi sedikit seperti berjongkok  tapi berdiri biar perutnya tidak tergena goncangan keras saat pesawat turun ke Bumi.

Alhamdulilah sampai dikota kelahiran Mama dengan selamat. Kemudian Mama dan Ayah segera mempersiapkan segala keperluan menyambut kelahiranku yang beberapa sudah terbeli di Batam dan tinggal melengkapi saja. Dan juga yang terpenting mencari  dokter SPOG untuk segera memeriksa keadaanku setelah dibawa naik pesawat terbang. Alhamdulilah ketemu dengan dokter SPOG di Rumah Sakit Islam Dr. Aisyah,  dan pas cocok dengan rumah sakit rujukan dari tempat Ayah bekerja.

 Suatu pagi tanggal 19 Agustus 2009, mama  melihat ada tanda tanda diriku akan dilahirkan, makanya mama segera pergi ke rumah sakit yang sudah direncanakan Ayah dan Mama. Saat di Rumah sakit ternyata masih bukaan satu, dan tidak ada perubahan sampai 24 jam berikutnya padahal sudah mengikuti prosedur yang harus dilakukan seperti induksi, dipecah ketuban, dan lain sebagainya, akhirnya diputuskan untuk SC atau kelahiran lewat operasi ceasar sama Dr. Aisyah , dokter SPOG di RSI Tulungagung.

Tepat jam 11.30  esok harinya yaitu hari Kamis, 20 Agustus 2009, akhirnya diriku dikeluarkan dari perut Mama, kata dokternya pantes nggak mau keluar  karena ada  3 lilitan tali pusat dileherku jadi memang harus SC. Mama sempat drop kondisinya setelah melahirkan aku jadi tidak ada acara IMD, dan baru  esok harinya mama bisa melihat wajahku dengan puas dan sedikit menggendongku. Oh ya, pas hari kedua kelahiranku bidan di klinik bersalin RSI itu menawarkan untuk menindik telingaku, saat itu mama masih terbaring, mama malah nggak kepikiran untuk menyiapkan anting untukku sebelum aku lahir, jadi Yang Ti yang pergi untuk membelikanku “Anting pertamaku”. Terimakasih Yang Ti. ini dia penampakan Anting pertamaku

Anting bayi

Kinan dan Anting pertamanya

Aku lahir tanpa ditungguin ayah, karena ayah salah prediksi saat mengambil cuti baru hari ketiga kelahiranku Ayah bisa  melihat wajahku dan menggendongku. Lalu siapa yang membisikkan suara Adzan ditelingaku? Pak dhe Woyo yang saat itu ijin dari mengajar disekolah untuk menunggui kelahiranku.Tidak ada banyak dokumentasiku saat lahir baru hari ketiga pas ayah datang dan mama belajar berjalan akhirnya bisa memotret wajahku. Photo diriku pertama kali ya itu yang terpasang diawal  postingan ini dan juga dibawah ini

kinan 23 august 2009

Kinan 23 august 2009

Akhirnya, Alhamdullilah aku bisa melihat Dunia dengan selamat  dan Sehat tidak kurang suatu apapun.

Kinan Dalam Rahim Mama

Published January 20, 2012 by kinanthi09

Ini dia sedikit penampakan perut mama pas ada kinan dari bulan kebulan, ada yang bulan January, ada yang bulan Maret, April, Juni dan July, kata mama edit photonya begini aja yah, Mama nggak mau wajahnya ditampakkan jelas.., nanti jadi tenar gitu kata mama…*mama orangnya pemalu yah??? atau malu maluin yah??? hehehe…. 🙂

Kinan dalam kandungan Mama

Kinan dalam kandungan Mama dari bulan ke bulan

Lihat tuh banyakan backgroundnya Pantai, mama sangat cinta pantai, makanya kinan sekarang juga suka pantai banget, dari didalam kandungan kalo libur mama dan ayah selalu ke Pantai *nggak ada tempat rekreasi lainnya hehehe

Maksud hati mama mau posting photo photo hasil USG Mama yang menunjukkan saat itu aku ada didalam rahim mama tapi apa daya sampai tulisan ini dibikin mama dah ubek ubek tempat penyimpanan dan ternyata tidak ditemukan buku kontrol kehamilan mama dari Awalbross dengan photo2 USG itu, sepertinya tertinggal di lemari mama dirumah Atung.Kalaupun nanti ketemu suatu saat mungkin bisa di upload disini gambarnya, gitu kata mama.

 Kehadiranku sangat dinantikan sama Ayah dan Mama.  Kata mama setelah 2 bulan Ayah dan Mama menikah dan pindah dari Jawa ke Pulau Bintan, ikut ayah yang bekerja di pulau ini, akhirnya ada aku di dalam rahim Mama. Bulan December 2008   saat mama sadar  bahwa aku mulai ada di dalam rahimnya,usiaku saat itu sudah 6 minggu.

Awal-awal keberadaanku  mama hanya kontrol di Dokter SPOG yang ada di Tanjung Uban.  Sampai kemudian Mama diberi tahu Mamanya Kak Saachi *kak saachi anaknya kawan ayah dan mama yang sekarang dah pindah ke hometown mereka di Bogor, kemudian mama ketemu dan merasa sreg dengan SPOG wanita yang ada di pulau Batam di Rs. Awalbross.  Sayang Mama dan Ayah tidak sempat melakukan USG 4 dimensi biar keberadaanku terlihat jelas. Selama tidak ada keluhan dan USG 3 dimensi cukup jelas menunjukkan keberadaanku yang sehat mama dan ayah akhirnya tidak memutuskan untuk USG 4 dimensi. Kata Mama sih sebenarnya Ayah pingin, tapi mama yang menolak dengan alasan uangnya bisa dipakai untuk keperluan membeli perlengkapan kelahiranku. Wah mamaku hebat yah, hemat dan irit  🙂 *Benar kan Ayah??!!

Mama rajin masak makanan yang sehat saat aku masih didalam perut, kata mama bersyukur nggak ada mabok dan ngidam saat aku dalam kandungan. Makan apa aja hayoooo, mau nasi, ikan, udang, kepiting,sayur,buah,  vitamin  dan juga susu saat aku berada dalam rahim. Mama juga rajin searching informasi seputar kehamilan begitu juga Ayah  sangat menjaga mama.  Ketika usiaku baru 6 minggu  Mama memutuskan untuk berkerja, alasannya karena mama nggak betah dirumah sendirian saat ditinggal ayah kerja. Aku pinter lho kata mama nggak rewel saat harus ikut mama bekerja, kadang kalo mama lagi diruang printer room atau depan mesin photocopy yang berbunyi gitu, Aku kata mama selalu terbangun dan bergerak gerak gitu, lucu kata mama. 🙂 * kenangan yang selalu  mama ingat 🙂

Saat Usiaku 6 bulan didalam kandungan, Mama dan Ayah sudah tahu jenis kelaminku. “Putri Cantik” begitu kata dokter Gina Maya Rotty, SPOG. Mama gembira sekali. Begitupun Ayah karena kata mama ayah menginginkan anak perempuan waktu itu. Kalo mama laki laki atau perempuan sama saja yang penting sehat tidak kurang suatu apa dan lahir dengan selamat, begitu katanya dan terucap dalam doanya setiap hari yang bisa aku dengar. Setelah itu mama bisa tenang belanja persiapan kelahiranku dan bisa memiliha warna warna yang dominan untuk anak perempuan.